Senin, 21 Maret 2011

problem dalam filsafat ilmu

MAKALAH

PROBLEM DALAM FILSAFAT ILMU


Mata Kuliah : EPISTEMOLOGI

Dosen Pengampu :

Dr. H. Ma’shum Nur Alim, M.Ag.


 














Oleh:


Faizin



AL JAMI’AH LI ULUM AL QUR’AN WA AL TAFSIR
TARBIYATUT THOLABAH
KRANJI PACIRAN LAMONGAN
2010






PENGANTAR PENYUSUN

Tiada sepatah kata pun yang indah yang sepantasnya kami ucapakan. Hanya pujian dan rasa terima kasih kami kepada Tuhan sang pemilik cinta dan kasih sayang. Walau sebenarnya ucapan terima kasih dan pujian itu tidak sebanding dengan lautan cinta dan kasih-Nya yang telah dihadiahkan kepada kami sehingga karya yang kecil ini bisa terselesaikan.
Shalawat dan salam semoga menjadi hadiah terindah bagi beliau Nabi kita Muhammad saw, yang telah menjadi pelita dalam gelapnya kejahiliyaan dunia.Yang  telah menjadi petunjuk di saat manusia tersesat dan terlena dengan kenikmatan sesaat, hanyut dalam kemesraan dunia yang fana, terpesona dengan kilaunya drama kehidupan yang penuh dengan tipuan semata. Bukan emas, uang bahkan intan permata yang beliau harapakan, hanya kepatuhan kita terhadap apa yang telah disyiarakan kepada kita, agar kita selalu berada dalam jalan-Nya.
Alhamdulillah, sebuah makalah kecil yang berjudul “Problem dalam Filsafat Ilmu” telah terselesaikan. Bukan merupakan sesuatu yang mustahil, bila dari goresan tangan ini terdapat kesalahan, itu semata hanya dari kami, makhluq yang butuh penegur dan cubitan halus dari yang lain. Untuk itu, kami sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh bahkan teramat jauh dari kesempurnaan. Tiada yang kami harapkan, hanya teguran, benahan dari pembaca yang budiman.   
Semoga lewat karya kecil ini, dapat memberikan kita pengetahuan ilmu. Dengan jerih payah dan usaha, dengan keikhlasan dan kerendahan hati, semoga Allah mencatatnya sebagai amal ibadah di sisi-Nya nanti. Amin

Kranji, 06 November 2010

                                                                                                Penyusun,






 
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
PENGANTAR PENYUSUN.................................................................................... ii
DAFTAR ISI............................................................................................................. iii
BAB I MUKADIMAH............................................................................................. 1
A.    Latar Belakang............................................................................................... 1
B.     Formulasi Masalah......................................................................................... 1
C.     Tujuan Pembahasan........................................................................................ 1
BAB II HADITS AHAD.......................................................................................... 2
A.    Pengertian Hadits Ahad................................................................................. 2
B.     Pengklasifikasian Hadits Ahad...................................................................... 2
1.      Dari Segi Kuantitas (banyak sedikitnya rawi)......................................... 2
2.      Dari Segi Kualitas (diterima tidaknya).................................................... 4
C.     Skema Pengklasifikasian Hadits Ahad.......................................................... 6
BAB III PENUTUP.................................................................................................. 7
A.    Kesimpulan.................................................................................................... 7
B.     Saran.............................................................................................................. 7
BIBLIOGRAFI......................................................................................................... 8






BAB I
A.Pengertian
Problem menurut definisi A.cornelius Benjamin adalah suatu situasi praktis atau teoritis yang untuk itu tidak ada jawaban lazim atau otomatis yang memadai dan yang oleh sebab itu memerlukan refleksi.Banyak sekali pendapat para filusuf ilmu mengenai kelompok atau perincian problem apa saja yang diperbincangkan dalam filsafat. ilmu untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas perlulah kiranya dikutipkan pendapat-pendapat berikut ini:
1.      Michael berry
Penulis ini mengemukakan dua problem yang sebagai berikut:
a.       Bagaimanakah kuantitas dan rumusan dalam teori-teori ilmiah(misalnya suatu cara dalam genetika atau momentum dalam mekanika nemton ).bertalian dengan peristiwa-peristiwa da lam dunia alamiah diluar pikiran kita.
b.      Bagaimanakah dapat dikatakan bahwa teori atau dalil ilmiah adalah “benar”berdasar induksi dari sejumlah peracobaan yang terbatas.
2.      Dr. B.Vransen dan Margenau
Menurut kedua ahli ini problem-problem yang utama dalam filsafat ilmu setelah tahun 60 adalah:
a.       Metodologi
Hal-hal menonjol yang banyak diperbincangkan ialah mengenai sifat dasar dari penjelasan ilmiah (scientific explanation)logika panemuan(logic of discovery)teori probibilitas(probality theory)dan teori pengukuran(theory of measurement)
b.      Landasan ilmu
Ilmu-imu empiris hendaknya melakukan penelitian mengenai landasanya dan mencapai sukses seperti halnya landasan matematik.
c.       Ontologi
Persoalan utama yang diperbincangkan adalah menyangkut konsep-konsep substansi,proses waktu,ruang,kausalitas,hubungan budi dan materi,serta status dari entitas teoritis.
3.      Victor lenzen
Filusuf ini mengajukan 2 problem.yaitu:
a.Struktur lain yaitu metode dan bentuk pengetahuan ilmiah
b.pentingnya ilmu bagi praktek dan pengetahuan tentang realitas.
4.      Philip wiener
Menurut belia filusuf itu dewasa ini membahas problem-problem yang menyangkut:
a)      Struktur logis atau ciri-ciri metodologi umum dari ilmu-ilmu.
b)      Saling hubungan diantara ilmu-ilmu.
c)      Hubungan ilmu-ilmu yang sedang tumbuh dengan tahap-tahap-tahap lainya dari peradaban yaitu kesusilaan,politik,seni,dan agama.

Rincian aneka ragam dan jenis problem-problem dalam filsafat ilmu dari para filusuf tampak masih agak simpang siur ,segenap problem itu perlu kiranya dipilah-pilahkan dan disusun menjadi suatu kebulatan yang lebih sistematis.problem filsfat seumumnya bilamana digolong-golongkan ternyata berkisar pada 6 pokok yaitu:pengetahuan,metode,penyimpulan,moralitadankeindahan.berdasarkan 6 sasaran itu bidang filsafat dapat secara sistematpis dibagi menjadi 6 cabang pokok yaitu:Epistemologi(teori pengetahuan)metafisika(teori mengenai yang ada)metodologi(studi tentang metode)logika(teori penyimpulan)etika(ajaran moralitas)dan estetika(teori keindahan)
Dengn demikian problem dalam filsafat ilmu ditertibkan menjadi:
a)      Problem epistemologi tentang  ilmu.
b)      Problem metafisis tentang ilmu
c)      Problem metodologi tentang imu
d)     Problem logis tentang ilmu
e)      Problem etis tentang ilmu
f)       Problem estetis tentang ilmu
Dari beberapa pendapat mengenai filsafat ilmu dapat ditarik benang merah yakni sebagi berikut:


1.      Apakah konsep dasar ilmu itu?maksudnya bagaimana filsafat ilmu mencoba untuk menjelaskan pra anggapan dari setiap ilmu,dengan demikian filsafat ilmu dapat lebih menempatkan keadaan yang tepat bagi setiap cabang ilmu,dalam masalah ini filsat ilmu tidak bisa lepas begitu saja dari cabang filsaft lainya.yang lebih utama adalah epistelogi atau filafat pengetahuan dn metafisika.
2.      Apakah hakikat dari ilmu?artinya langkah-langkah apakah suatu pengetahuan mencapai yang bersifat keilmuan.
3.      Apakah batas-batas dri ilmu?maksudnya apakah setiap ilmu mempunyai kebeneran yang bersifat sangat universal nama-nama fundamental bagi kebenaran ilmu.











BAB III
Penutup
A.     Kesimpulan
Bedasarkan uraian di atas, dapat kami simpulkan beberapa kesimpulan antara lain :







B.     Saran – saran
a.       Kami menghimbau kepada teman – teman seperjuangan untuk mencari lebih luas tentang problem dalam filsafat ilmu yang belum bisa kami bahas pada makalah kami ini.
b.      Kami mengharap kepada teman – teman untuk lebih kompak dalam mengerjakan tugas sehingga dapat mendapat manfaat dari adanya pembuatan tugas dengan  utuh dan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Demikian sajian makalah ini mudah – mudahan apa yang kami uraikan pada makalah ini bisa memberi manfaat bagi kami dan yang mengkaji makalah ini.
Dalam pembuatan makalah ini pasti masih banyak kekurangan, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi kesempurnaan pada penulisan karya ilmiah mendatang.




Daftar Pustaka






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar